Mesin terawat, Kinerja Meningkat

Semarang – Dinas Pertanian Kota Semarang melalui Bidang Prasarana dan Sarana mengadakan Pelatihan Perawatan Alsintan. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 26 – 27 April 2018. Lokasi tersebut berada di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Kota Semarang Jalan RM. Hadi Subeno, Tambangan, Kecamatan Mijen.
Narasumber dalam pelatihan ini adalah Andik Setyawan dari PT. Yanmar Indonesia. Adapun peserta pelatihan adalah petani dari 5 Kecamatan, 13 Kelompok Tani di Kota Semarang, serta 5 Penyuluh Lapangan Dinas Pertanian Kota Semarang.

Andik Setyawan menyampaikan beberapa materi, selain itu juga pelaksanaan praktek. Paparan materi yang disampaikan hari pertama adalah teori teknis perawatan mesin traktor dan mesin rice transplanter. Hari kedua dilaksanakan praktek perawatan mesin traktor dan rice transplanter.

Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produktifitas sektor pertanian ditengah makin langkanya tenaga kerja pertanian dewasa ini. Dengan dukungan alsintan maka cakupan lahan yang tergarap meningkat dan efisiensi tenaga kerja tercapai. Salah satu dari banyak ragam alsintan antara lain traktor roda dua (sering disebut handtraktor) dan Rice transplanter atau alat penanam padi dengan mesin. Dua mesin ini adalah alsintan utama pengolah tanah pra panen. Berkaitan dengan pentingnya penggunaan Alsintan dewasa ini, perawatan menjadi salah satu point yang wajib diperhatikan oleh Operator Alsintan.

Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan petani dapat merawat dan menggunakannya dengan baik dan dapat meningkatkan kinerjanya.