@Green House  Bumi Perkemahan Jatirejo

Description

SEJARAH

Selada selama ini kita kenal sebagai sayuran yang sering dimakan mentah seperti untuk salad atau burger. Namun di zaman Mesir Kuno, selada adalah sayuran yang dianggap istimewa karena merupakan simbol suci dari seksualitas. Baca juga: Hari Kesehatan Seksual Dunia, Apa Itu Makanan Afrodisiak? Melansir Smithsonian Magazine, selama hampir 3.000 tahun selada dikaitkan dengan dewa kesuburan Mesir, karena bentuknya dinilai mirip dengan lingga. Lingga adalah sebutan untuk benda yang menyerupai alat kelamin lelaki, penis. Selada juga tanaman yang kuno, selada telah dipanen selama ribuan tahun lalu dan digambarkan oleh orang Mesir kuno di dinding kuburan yang berumur setidaknya 2.700 SM.

CARA TANAM

Sebelum memasuki pembahasan mengenai cara menanam, mari pahami terlebih dahulu syarat tumbuh selada. Hal ini penting agar kamu tidak mengalami gagal panen dan selada dapat tumbuh dengan baik. Berikut syarat tumbuh selada yang perlu kamu pahami:

  • Ketinggian wilayah tanam sekitar 500 sampai 2000 mdpl
  • Suhu udara 15 sampai 20 derajat Celsius
  • Jenis tanah liat berpasir
  • Kondisi tanah gembur, remah, tidak mudah tergenang air
  • PH tanah 6,0 sampai 6,8
  • Intensitas cahaya matahari cukup
  • Cuaca tidak banyak awan
  • Lahan tanam di tempat terbuka namun teduh

Sebagai catatan, selada juga bisa kamu tanam di air dengan menggunakan teknik hidroponik.

KANDUNGAN GIZI

Daun selada adalah sumber vitamin yang baik, termasuk vitamin A dan vitamin K yang sangat tinggi.

Bahkan, secangkir daun selada bisa memenuhi 82% kebutuhan vitamin A serta 60% kebutuhan vitamin K harian Anda.

Menurut laman Data Komposisi Pangan Indonesia dari Kementerian Kesehatan RI, 100 gram (g) daun selada mengandung komposisi sebagai berikut:

Selada bukan hanya dilengkapi oleh kandungan karbohidrat, protein, serat dan sedikit lemak.

Sayuran berdaun hijau ini juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti mineral zat besi, kalium, kalsium, folat, dan serat dapat membantu memenuhi kebutuhan asupan gizi harian Anda.

Meski kaya kandungan gizi, Anda tak perlu khawatir dengan kalori dan lemak yang ada di dalam daun selada. Secangkir selada hanya mengandung 8 kalori dan sedikit sekali lemak.

Jadi, makan selada justru akan membuat Anda kenyang lebih lama tanpa takut bikin gemuk.

MANFAAT

Menjaga kesehatan jantung

Daun selada kaya kandungan folat. Di dalam tubuh Anda, folat berfungsi untuk mengolah asam amino bernama homosistein dalam darah.

Sementara kadar homosistein dalam darah yang terlalu tinggi bisa menimbulkan berbagai masalah pada jantung, misalnya peyumbatan pembuluh darah.

Hal tersebut dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit arteri koroner, dan emboli paru.

Di samping itu, selada mengandung vitamin A dan vitamin C. Keduanya merupakan antioksidan yang ampuh melawan radikal bebas.

Kandungan selada ini juga bermafaat mencegah kerusakan sel-sel yang bisa berujung pada penyakit jantung.

Merawat kecantikan kulit

Kekurangan asupan vitamin A dapat membuat warna kulit jadi tidak rata atau belang. Sementara itu, kekurangan vitamin C bisa membuat kulit cepat keriput, kendur, dan kusam.

Nah, rutin mengonsumsi daun selada yang kaya kandungan vitamin A dan vitamin C berkhasiat membantu merawat kulit Anda agar tampak lebih sehat, kencang, dan lembut.

Kandungan air yang tinggi dalam daun selada juga bisa menjaga kelembapan kulit Anda secara alami sehingga tidak kering atau bersisik.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Berbagai vitamin dalam daun selada berfungsi untuk menjaga sel-sel imun dalam melawan virus dan bakteri penyebab penyakit.

Kandungan vitamin A juga mampu meredakan infeksi, peradangan, serta kerusakan sel.

Oleh karena itu, rutin makan selada bisa memberikan manfaat dalam mencegah penyakit umum yang disebabkan oleh virus dan bakteri, misalnya influenza dan diare.

Mencegah komplikasi kehamilan

Manfaat daun selada bagi ibu hamil dan janin tentu sayang bila dilewatkan. Pasalnya, daun selada adalah sumber folat yang tinggi.

Senyawa folat terbukti dapat menekan risiko kecatatan pada janin. Selada yang kaya kandungan vitamin K juga mampu mencegah perdarahan setelah persalinan.

Vitamin K berfungsi untuk menjaga agar darah ibu hamil dan janinnya tidak terlalu encer.

Menjaga kesehatan mata

Khasiat baik vitamin A bagi kesehatan mata tentu sudah tidak asing lagi buat Anda.

Kekurangan vitamin A bisa meningkatkan risiko glaukoma, katarak, dan menurunnya penglihatan karena proses penuaan.

Sebagai makanan yang tinggi vitamin A, selada bisa membantu Anda menjaga agar mata senantiasa sehat dan tajam meskipun usia terus bertambah.

Mencegah tulang keropos

Pembentukan dan kepadatan tulang Anda sangat bergantung pada vitamin K serta kalsium.

Jadi mengonsumsi sayuran hijau seperti selada yang kaya vitamin K dan kalsium bermanfaat mencegah pengeroposan tulang, osteopenia, maupun osteoporosis.

Melawan infeksi mikroba

Selada memiliki komponen antimikroba yang berperan dalam melawan berbagai kuman penyebab penyakit di dalam tubuh.

Studi dari Journal of Food Composition menjelaskan selada memiliki komponen antimikroba seperti terpenes, cardenolides, dan enzim glukanase.

Ketiganya diketahui memiliki potensi untuk menghalau infeksi dari bakteri Escheria coli, penyebab gangguan pencernaan, dan jamur Candida albicans yang bisa menyebabkan infeksi saluran kemih dan kelamin.

Mengontrol tekanan darah

Daun selada juga memiliki kandungan kalium yang cukup. Hal ini tentunya bermanfaat untuk menjaga kestabilan tekanan darah sehingga turut mengurangi risiko jantung koroner atau stroke.

Kalium berperan penting dalam kerja otot jantung sehingga membantu jantung bekerja secara optimal dalam memompa darah.

Selain kalium, kandungan mineral lain dalam selada seperti magnesium dan folat juga punya khasiat untuk melancarkan aliran darah.

Mencegah kanker

Selada merupakan sayuran hijau yang kaya kandungan antioksidan sehingga berperan penting dalam memperkuat fungsi sel tubuh.

Kandungan antioksidan dalam daun selada di antaranya adalah antosianin, betakaroten, dan vitamin C. Ketiganya dapat menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh.

Kerusakan sel-sel tubuh dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker. Selain itu, kandungan folat diketahui memiliki potensi mencegah kanker payudara.