Pengendalian OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman) Ulat Jati

Pengendalian OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman) Ulat JatiSEMARANG – 20 Desember 2019 Ribuan ULAT JATI muncul Kota Semarang lebih tepatnya di wilayah Rw 6 Kampung Ginting Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang. Sehingga mengakibatkan keresahan, sebab warga sekitar lokasi yang terkena fenomena ini mempunyai anggapan bahwa ULAT JATI ini dapat mengakibatkan gatal-gatal dan beracun.

Namun ternyata ulat ini hanyalah ULAT JATI yang mana tidak menyebabkan gatal dan beracun seperti ulat bulu. Penyebab fenomena ini dipicu oleh musim penghujan yang mana ulat jati mengalami masa dorman yang cukup panjang pada musim kemarau dan muncul secara serentak seiring tumbuhnya daun pada pohon jati.

Penanganan telah dilakukan Oleh Dinas Pertanian Kota Semarang khususnya oleh Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman dengan penyemprotan insektisida secara menyeluruh. Maka dari itu dihimbau kepada masyarakat untuk tidak panik akan fenomena ini karena ulat tersebut tidaklah berbahaya.

Pengendalian OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman) Ulat Jati Pengendalian OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman) Ulat Jati