Program Pengembangan Asuransi Usahatani Padi (AUTP)

Program Pengembangan Asuransi Usahatani Padi (AUTP)

DASAR PENUGASAN

  • Undang-undang RI No.19 Tahun 2013 tentang Perlindungan & Pemberdayaan Petani, khususnya diatur dalam pasal 7 ayat 2 huruf g Strategi perlindungan petani dilakukan melaluiprasarana & sarana produksi pertanian, kepastian usaha, harga komoditas pertanian, penghapusan praktik ekonomi biaya tinggi, ganti rugi gagal panel akibat kejadian luar biasa, sistem peringatan dini dan penanganan dampak perubahan iklim, asuransi pertanian”.
  • Surat Menteri BUMN No : S-586/MBU/09/2015 à Menyetujui penugasan Pemerintah kepada PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) sebagai pelaksana asuransi usaha tani padi
  • Kementrian Pertanian menerbitkan Surat Keputusan Menteri Pertanian RI No.01/Kpts/SR.220/B/01/2017 tanggal 3 Januari 2017 perihal Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)

Pada tahun 2017 ini, Kementrian Pertanian menargetkan Program Bantuan Premi AUTP untuk lahan seluas 1 Juta Ha.

Tujuan :

Memberikan perlindungan dalam bentuk Bantuan Modal Kerja kepada Petani, jika terjadi gagal panen akibat risiko banjir, kekeringan ataupun serangan hama dan penyakit tanaman.

Manfaat :

“Apabila petani mengalami musibah yang dijamin oleh polis, maka Petani akan memperoleh ganti rugi sesuai manfaat perlindungan AUTP, sehingga diharapkan Petani tidak perlu berhutang ke tempat lain untuk membiayai usaha pertanian pada musim berikutnya.

Risiko-risiko yang dapat diberikan ganti rugi.

Menjamin kerusakan fisik dan atau kerugian pada tanaman padi yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh:

  • Banjir;
  • Kekeringan;
  • Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) :

a. Hama Tanaman : Penggerek batang, Wereng coklat, Walang sangit, Tikus, dan Ulat grayak, Keong Mas

b.Penyakit Tanaman : Blast, Bercak coklat, Tungro, Busuk batang dan Kerdil hampa, Kerdil rumput / Kerdil kuning, Kresek.

B. Jangka waktu pertanggungan

  • Dimulai sejak : Perkiraan musim tanam atau pelaksanaan tanam padi mana saja yang sebenar-benarnya dilakukan, maksimal usia  tanaman padi 30 hari.
  • Berakhir pada : perkiraan musim panen atau pelaksanaan panen padi mana saja yang sebenar-benarnya dilakukan

ILUSTRASI DAN KETENTUAN PEMBIAYAAN AUTP

  • Nilai Perlindungan = luas lahan x Rp.6.000.000,- /ha
  • Tarif Biaya Perlindungan = 3% x Harga Pertanggungan
  • Biaya ini 20% dibayar secara swadaya oleh petani dan 80% dibayar oleh pemerintah melalui Kementrian Pertanian

Ilustrasi perhitungan premi :

–  Biaya perlindungan è  3% dari Biaya Produksi permusim tanam

3% x Rp. 6.000.000,-        Rp. 180.000,- / Ha

–   Subsidi Pemerintah sebesar 80%

80% x Rp. 180.000,-                                         Rp. 144.000,- / Ha

–  Premi swadaya petani = 20%  atau    Rp.   36.000,- / Ha

  • Biaya Swadaya dibayar Petani per 1 Ha            Rp.   36.000,-
  • Biaya Swadaya dibayar Petani per 1/2 Ha        Rp.   18.000,-
  • Biaya Swadaya dibayar Petani per 1/3 Ha        Rp.   12.000,-
  • Biaya Swadaya dibayar Petani per 1/4 Ha        Rp.     9.000,-

Cara Mendaftar Program AUTP

Kelompok Tani dapat didampingi oleh petugas Dinas Pertanian (UPTD Kecamatan/PPL) mengisi formulir pendaftaran (Form 2).

Perusahaan Asuransi melakukan verifikasi formulir pendaftaran (Form 2), selanjutnya menyampaikan hasil verifikasi kepada Dinas Pertanian UPTD/PPL/Kelompok Tani untuk diteruskan kepada Kelompok Tani.

Kelompok Tani membayar premi swadaya langsung ke rekening Jasindo di bank yang ditunjuk yaitu   –  Nama Bank  :  PT. BRI  (Persero) Tbk

–  No. Rekening  :  00830.1000.849.309

–  Atas nama  :  PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero),  dan menyerahkan bukti transfer kepada Jasindo

Jasindo akan menerbitkan polis kepesertaan AUTP sesuai data yang telah verifikasi dan menyerahkan polis melalui Dinas Pertanian setempat. Dinas Pertanian akan membuat Daftar Peserta Definitif (DPD) AUTP yang dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Peserta AUTP untuk disampaikan kepada Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (melampirkan Form 4)