Pendekatan Penyuluhan Pertanian gunakan sistem LAKU

Pendekatan Penyuluhan Pertanian gunakan sistem LAKUSemarang – 29 Maret 2018 Dinas Pertanian Kota Semarang melalui bidang penyuluhan mengadakan kegiatan peningkatan SDM Penyuluh menggunakan sistem kerja “latihan dan kunjungan (LAKU)”. Kegiatan tersebut bertempat di BPP Gunungpati Dinas Pertanian Kota Semarang.

Sistem Kerja LAKU yaitu pendekatan penyuluhan yang memadukan antara pelatihan bagi penyuluh sebagai upaya peningkatan kemampuan penyuluh dalam melaksanakan tugasnya, yang ditindaklanjuti dengan kunjungan kepada petani / kelompok tani (POKTAN) yang dilakukan secara terjadwal.  Sistem kerja ini didukung dengan supervisi teknis dari penyuluh senior secara terjadwal dan ketersediaan informasi teknologi sebagai materi kunjungan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kinerja penyuluh pertanian dalam melaksanakan pendampingan kepada petani; meningkatkan kemampuan petani dalam meningkatkan pengelolaan produksi, produktivitas dan pendapatannya; serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan penyuluhan melalui sistem kerja yang terukur dan terjadwal.

Pendekatan Penyuluhan Pertanian gunakan sistem LAKUPeserta dalam kegiatan ini sebanyak ± 40 orang, yang terdiri dari Penyuluh Pertanian Lapangan dan dari Dinas Pertanian Kota Semarang. Sedangkan narasumber dari BPTP Provinsi Jawa Tengah “Budi Hartoyodan BPP Sri Handayani Kabupaten Wonosobo “Endra Subiarso”. Narasumber memberikan beberapa paparan materi serta pelatihan praktek bagi peserta.

Dari kegiatan tersebut dalam penerapan sistem kerja LAKU, diharapkan dapat meningkatkan motivasi penyuluh pertanian dalam melaksanakan fungsinya sebagai pendamping dan pembimbing petani, serta menjamin kesinambungan pembinaan penyuluh kepada petani dalam melaksanakan kegiatan usahatani yang lebih baik. Sehingga dapat meningkatkan produksi, produktivitas dan pendapatannya.