Pelatihan Budidaya Tanaman Obat I dan II

Pelatihan Budidaya Tanaman Obat I dan IISemarang – Penggunaan bahan alami dari tumbuhan untuk mengobati berbagai jenis penyakit telah mulai dikenal luas oleh masyarakat.  Hal ini seiring dengan munculnya kesadaran masyarakat akan bahaya bahan kimia bagi tubuh. Berbagai jenis tanaman telah diketahui memiliki berbagai manfaat yang bisa membantu menjaga kesehatan bahkan menyembuhkan penyakit.

Pelatihan Budidaya Tanaman Obat (TOGA) merupakan kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pertanian Kota Semarang untuk lebih memasyarakatkan pemanfaatan TOGA di masyarakat Kota Semarang.

Pelatihan Budidaya TOGA dilaksanakan pada tanggal 18 – 19 Februari 2019 tahap I dan tahap II tanggal 13 – 14 Maret 2019 di Balai Penyuluhan Pertanian Mijen Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta diantaranya petani Kota Semarang dan Penyuluh Pertanian Lapangan dari Dinas Pertanian Kota Semarang.

Pelatihan Budidaya Tanaman Obat I dan IIPelatihan budidaya TOGA ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu kegiatan klasikal berupa pemberian materi tentang pemanfaatan TOGA dan kegiatan praktek berupa demonstrasi cara budidaya tanaman obat. Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan “Ir. Nuki Indriastuti”.

Materi tentang berbagai jenis TOGA dan cara pemanfaatannya disampaikan oleh Edi Gunawan, SP., yang merupakan Founder Teman Berkebun Bhumi Horta. Berbagai contoh TOGA dan pemanfaatannya disampaikan dan kemudian didiskusikan bersama seluruh peserta pelatihan.

Sesi penyampaian materi berisi pengenalan dan refresment pengetahuan jenis tanaman obat unggulan yang ada di Kota Semarang. Jenis tanaman yang terpilih antara lain jahe merah, jahe putih, kunir, serai dan sebagainya. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan praktek budidaya tanaman obat.

Pelatihan Budidaya Tanaman Obat I dan IIPara peserta sangat antusias mengikuti pelatihan budidaya tanaman obat ini. Diharapkan pelatihan ini dapat menambah wawasan dan ketrampilan kelompok tani di Kota Semarang dalam budidaya tanamna obat. Dan untuk selanjutnya, semoga ilmu yang diperoleh peserta dalam pelatihan ini dapat dipraktekkan dan disosialisasikan kepada masyarakat luas.