Membangun Jiwa Entrepreneur Petani

Membangun Jiwa Entrepreneur PetaniMembangun Jiwa Entrepreneur PetaniSemarang – dalam mencetak kader petani yang memiliki jiwa wirausaha, Dinas Pertanian Kota Semarang melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Entrepreneur dan Marketing pada 20 – 21 Maret 2019. Bimtek di hadiri oleh petani Kota Semarang dengan Narasumber dari Obor Tani.

Era digital dan pemberlakuan perdagangan bebas menuntut para petani untuk mau tidak mau, suka tidak suka, harus dapat bersaing menyediakan produk berkualitas sesuai dengan tuntutan konsumen dan pasar.

Selama ini, petani masih ditempatkan pada posisi sebatas komunitas pelaku usaha di sektor on farm, namun pentingnya jiwa entrepreneur bagi petani sebagai pelaku usaha di sektor sektor on-farm masih belum begitu diperhitungkan. Pemberdayaan ekonomi petani perlu, terlebih dahulu dilakukan dengan mengubah paradigma dan cara pandang pembangunan pertanian.

Langkah ini berupa perubahan dari paradigma pembangunan pertanian yang berorientasi pada peningkatan produksi ke politik pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis, sehingga kesempatan untuk memfasilitasi pembangunan jiwa entrepreneur petani dalam meningkatkan nilai tambah akan lebih terbuka.

Membangun Jiwa Entrepreneur PetaniPengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) pada bidang pertanian penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dalam kaitan ini, diperlukan bermacam dukungan, mulai dari kebijakan pemerintah, lembaga pelatihan sumber daya manusia (SDM) dan peranan penyuluh pertanian, termasuk penyuluh swadaya, serta petani itu sendiri. Petani yang berjiwa entrepreneur adalah seorang pemimpin yang kreatif yang selalu mencari kesempatan untuk memajukan dan meluaskan usahanya. Petani entrepreneur juga seharusnya menyukai risiko namun tetap terukur (like to take calculated risk) dan bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian (assumes responsibility for both profits and losses).