LOMBA KELOMPOK TANI PADI SAWAH PENGGUNA PUPUK ORGANIK

Penilaian kelompok tani padi sawah pengguna pupuk organik

Lomba Kelompok Tani Padi Sawah Pengguna Pupuk Organik Kota Semarang Tahun 2017 diselenggarakan pada tanggal 7 – 10 Maret 2017, dengan sasaran sebagai berikut :

  1. Terwujudnya penerapan teknologi pertanian organik yang efektif dan efisien
  2. Meningkatnya pola pikir petani dalam pemanfaatan sistem pertanian organik
  3. Meningkatnya kualitas hubungan/kerjasama antara petani dengan mitra usaha
  4. Meningkatnya kinerja petani dalam mengadopsi teknologi pertanian organik

Sedangkan tujuan diselenggarakannya Lomba Kelompok Tani Padi Sawah Pengguna Pupuk Organik pada Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Petani Tahun 2017 adalah :

  1. Untuk mendorong penerapan teknologi pertanian organik bagi petani atau kelompok tani secara berkelanjutan, sehingga pola pikir petani semakin berkembang dan kemampuan agribisnisnya semakin mantap
  2. Untuk meningkatkan kualitas hubungan/kerjasama antara petani/kelompok tani dengan mitra usaha dalam pemasaran produk-produk pertanian organik
  3. Untuk meningkatkan kinerja kelompok tani dalam mengadopsi teknologi pertanian organik dari petugas penyuluh pertanian, sekaligus memotivasi petani dan kelompok tani dalam mempergunakan bahan-bahan alami untuk budidaya tanaman pangan

Kelompok-kelompok tani yang dinilai pada lomba ini meliputi :

  1. Kelompok Tani Tuk Songo, Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan
  2. Kelompok Tani Subur Makmur, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu
  3. Perkumpulan Kelompok Tani (PKT) Tampirejo Makmur Rowosari, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang
  4. PKT Bina Mandiri Gedawang, Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik
  5. PKT Sumber Rejeki Purwosari, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen
  6. Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Kelurahan Plalangan, Kecamatan Gunungpati
  7. Kelompok Tani Jempono, Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk
  8. Kelompok Tani Mugi Mulyo, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari

Unsur-unsur dan aspek-aspek yang dinilai pada lomba ini meliputi :

  1. Intensifikasi : meliputi aspek teknis, aspek ekonomi,aspek sosial, dan aspek administrasi
  2. Kemitraan : meliputi aspek ekonomi dan aspek sosial
  3. Pembinaan oleh Petugas

Penilaian dilakukan oleh  Tim Juri yang terdiri dari :

  1. Bambang Sularso. Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan – Bidang Tanaman Pangan
  2. Petugas Pengendali Hama dan Penyakit Tanaman (PPHPT) Kecamatan Mijen, Gunungpati, Banyumanik, dan Semarang Tengah
  3. Sri Utami, SP. MP.

Penetapan juara dilaksanakan berdasarkan Rapat Pleno dan berdasarkan Berita Acara Nomor:  520/1441 Tanggal 10 Maret 2017 ditetapkan Juara I, II, III, Harapan I, Harapan II, dan Harapan III sebagai berikut :

  1. Juara I : PKT Sumber Rejeki, Kel. Purwosari, Kec. Mijen
  2. Juara II : Kel. Tani Subur Makmur, Kel. Tugurejo, Kec. Tugu
  3. Juara III : PKT Tampirejo Makmur, Kel. Rowosari, Kec. Tembalang
  4. Juara Harapan I : Kelompok Tani Tuk Songo, Kel. Wates, Kec. Ngaliyan
  5. Juara Harapan II : PKT Bina Mandiri, Kel. Gedawang, Kec. Banyumanik
  6. Juara Harapan III : Kelompok Tani Ngudi Rahayu, Kel. Plalangan, Kec. Gunungpati