Ciptakan Durian Unggul, DISPERTAN Latih Petani Cara Sambung Pucuk

Semarang – Dinas Pertanian Kota Semarang mengadakan pelatihan top working durian (sambung pucuk buah). Pelatihan berlangsung selama 3 hari 17 – 19 Juli 2018 di kebun buah cepoko Dinas Pertanian Kota Semarang, kebun Pak Marno (Kelompok Tani Barokah, Polaman, Mijen) dan kebun Pak Kholil (Kelompok Tani Karya Makmur, Bubakan, Mijen). Kegiatan ini diikuti oleh para petani. Setelah mengikuti pelatihan sambung pucuk ini diharapkan petani perwakilan dari kelompok tani dapat menyebarkan pada anggota kelompoknya masing-masing.

Kecamatan Gunungpati merupakan salah satu kecamatan di Kota Semarang yang terkenal sebagai penghasil durian lokal yang rasanya banyak digemari para pencinta buah durian. Pada musim panen buah durian banyak sekali yang datang dan sebagian besar dari mereka berasal dari luar wilayah Gunungpati. Namun saat ini kondisi tanaman durian lokal di Kecamatan Gunungpati sudah jarang terdengar. Untuk mengatasi kendala tersebut Dinas Pertanian Kota Semarang selalu berusaha melakukan program pengembangan buah durian unggul lokal sebagai salah satu programa penyuluhan pertanian. Ikhtiar ini salah satunya dilakukan dengan melaksanakan pelatihan perbanyakan bibit durian melalui sambung pucuk.

Ir. Sukahar, Ka UPTD Kebun Dinas Pertanian Kota Semarang, selaku tutor pada pelatihan ini menjelaskan, potensi pengembangan durian di Kota Semarang dan perbanyakan vegetatif (sambung pucuk). Sambung pucuk yang akan digunakan adalah entres durian musang king (varietas dari Malaysia) dengan spesifikasi warna kuning, daging tebal, rasa manis legit dan biji tipis.

Beberapa narasumber lain dari penangkar bibit yaitu Ismanto (Mijen), Iwan Supriyanto (Mijen), Purwanto (Gunungpati) dan Juwanto (Brongkol) yang akan memandu praktek.

Sementara itu, Petani pun terlihat antusias mengikuti pelatihan yang baru pertama kali mereka ikuti mengingat pentingnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani.